Buku Melawan Kemustahilan (Dewa Eka Prayoga)

07 November 2018 - Kategori Blog

Coming Soon Buku Melawan Kemustahilan – Dewa Eka Prayoga | Dewa Eka Prayoga atau lebih dikenal dengan sebutan Dewa Selling mulai dikenal public, terutama para pengusaha pada tahun 2012 sebagai seorang motivator dan seorang pengusaha muda.

Waktu itu ia sering mengisi seminar yang berhubungan dengan wirausaha, tetapi pada tahun 2012 itu juga ia kabarnya terkena tipu oleh temannya sendiri sebanyak 7,7 Milyar.

Akhirnya Kang Dewa yang masih berumur 21 tahun ini mengalami kerugian yang cukup banyak, apalagi untuk pebisnis yang masih sangat muda. Meskipun hidup rasanya juga terhenti saat uang sebegitu banyaknya dibawa kabur orang, tetapi ia tidak menyerah.

Dewa Eka Prayoga Bangkit dari Bangkrut Melawan Kemustahilan

Hanya dalam 2 tahun saja, kang Dewa ini mampu bangkit kembali dan memulai bisnis baru yang hingga saat ini masih berjalan dengan lancar.

“Tak pernah ada keluh kesah, tak pernah ada kata putus asa,

Di tengah goncangan permasalahan bisnis yang diterima, ia hadapi dengan seksama,

Di tengah ujian sakit yang mendera ia hadapi dengan kata ikhlas yang sempurna.

Anak muda yang produktif yang selalu menginspirasi ini bermetamorfosa menjadi guru kehidupan yang tak kenal  kata menyerah”.

Saat usianya 25 tahun Kang Dewa melewati setidaknya 3 episode kemustahilan:

  1. Ditipu partner sendiri yang nilainya tidaklah sedikit, tak kurang dari 7,7 milyar dibawa kabur tepat 18 hari pasca menikah.
  2. Terdampar lumpuh 3 bulan di rumah sakit tidak bisa bergerak, bahkan divonis oleh dokter hanya ada sedikit harapan untuk kehidupannya.
  3. Dokter membiarkan pulang dan harus istirahat selama 1-2 tahun untuk kembali normal pada umumnya, tapi bisa beraktifitas setelah beberapa bulan

Dewa Eka Prayoga “Melawan Kemustahilan, Menguji Keimanan, Menjemput Keajaiban”

“Orang-orang yang saat ini putus asa, kebanyakan dari mereka bukan salah di teknis, bukan salah di strateginya, bukan di langkah atau actionnya, yang salah pada mereka adalah dari segi keimanannya”

“Kondisi terpuruk seseorang adalah ketika tidak punya apa-apa, dan saat ketika tidak punya apa-apa, disitulah keimanan diuji. Apakah akan mengutuk Allah (kenapa saya  . . ??) atau malah lebih percaya bahwa keajaiban Allah akan segera datang”

“Kemustahilan hanya ada pada orang yang nggak percaya akan kebesaran Tuhan”

Dari kejadian-kejadian pada episode kemustahilan tersebut, setidaknya ada banyak hikmah yang dapat kita jadikan pelajaran sekaligus guru kehidupan, bagaimana keimanan diuji untuk menjemput keajaiban dan melawan kemustahilan, sehingga mampu untuk bangkit saat bangkrut.

1. Hikmah Dari Kisah Shofa Dan Marwah

Kita semua sudah mengetahui tentang kisah Siti Hajar beserta anaknya Nabi Isma’il yang ditinggalkan Nabi Ibrahim di tengah gurun tandus, atas perintah Allah.

Karena saking panasnya tempat itu, dan tidak adanya air, akhirnya Siti Hajar berlari ke bukit Shofa untuk mencari air.

Saat tidak ada air ditemukan disana, beliau berlari ke bukit satunya lagi bukit Marwah, dan hasilnya pun masih sama tak ada air juga disana.

Karena tidak kenal meyerah, Ibunda Hajar tetap berlari bolak-balik sampai 7 kali antara bukit Shofa dan Marwah. Hingga akhirnya Allah tunjukkan keajaiban dengan muncratnya air Zamzam di kaki Nabi Ismail.

Sehingga sampai hari ini, peristiwa itu tetap kita kenang bersama pada saat ibadah haji, yaitu sa’i antara Shofa dan Marwah

Pelajaran apakah yang bisa diambil dari kisah ini?

“Pertama, yang penting gerak, hingga Allah berikan jalan keluar”

Saat pertama kali bangkrut, Kang Dewa memulai usahnya kembali dengan jualan ceker harga 10 ribu per posi, dengan penuh keimanan, terus bergerak meskipun dalam sehari hanya terjual 5-10 bungkus saja

Kalau dihitung dengan logika, untungnya dalam sehari hanya 50 ribu, hutang hampir 8 milyar, tak akan tahu kapan lunasnya, mustahil untuk bisa melunasinya.

Tapi dengan disitu, yakin dengan bergerak mulai hal-hal kecil saja mungkin duitnya bukan disitu. Tapi tugas orang yang punya masalah adalah terus bergerak.

“Kedua, action sederhana aja”

Apa yang bisa dilakukan saat ini, lakukan saja. Misal: Jualan ceker, jualan di status facebook, jualan lewat instagram dan lain-lain.

Bisa jadi, action sederhana ini akan mendatangkan action-action besar yang hingga akhirnya bisa membalikkan keadaan.

2. Hikmah Dari Tongkat Musa

Kisah sederhananya adalah ketika Nabi Musa dikejar Fir’aun dan dihadapkan laut yang bingung mau kemana lagi, akhirnya tongkatnya dipukulkan, tanpa banyak protes tanpa banyak bertanya lalu terbelahlah jalan.

Apa pelajaran yang dapat diambil dari kisah ini?

“Solusi itu dekat, bila dengan penuh keyakinan sama Allah”

Mari simak kisah lanjutan dari cerita kehidupan Kang Dewa berikut ini,

Saat berkumpul dengan mastermind (kelompok kecil, berisi orang-orang positif) di Bandung, sempat bertanya kepada sahabatnya, Kang Nugi “Kang kira-kira bisnis apa ya yang bisa ngasilin 8 milyarperbulan?”

Sontak Kang Nugi bilang “Wa . .  wa . ., kalau ada bisnis yang  bisa kayak gitu, udah pasti aku jalanin. Gimana kalau kamu nulis lagi aja?”

Singkat cerita, akhirnya Kang Dewa menulis lagi buku keduanya dengan judul 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula yang bisa anda baca disini dengan waktu 7 hari penulisannya sudah selesai.

Hingga pada akhirnya, berawal dari awal penulisan buku yang sangat bagus ini, berdirilah Billionaire Store yang hingga saat ini sudah besar dan mempunyai banyak produk bisnisnya yang bisa anda beli di website dagangbuku.com ini.

Tidaklah dengan langkah yang besar dimulainya, hanya dari langkah kecil penuh keyakinan, hingga akhirnya ia menumukan Tongkat Musanya, yaitu menulis.

“Memang benar mimpi harus besar, tapi langkah itu tetap dari yang terkecil”

Nggak bisa baru mulai bisnis pengen langsung omsetnya sekian ratus juta, kalaupun bisa itu akan rentan dengan bangkrut. Kembali lagi “Langkahnya harus dari yang terkecil”.

Jangan kepanasan dengan omset orang, kita lalui apa yang kita jalanin saat ini, serius ini dijalanin pasti juga akan gede juga.

3. Detonator Kebaikan

Detonator itu sederhana, tapi efeknya bisa sangat luar biasa. Ibarat di bom nuklir, detonatornya mungkin hanya tombol kecil, tapi itu bisa meluluh lantahkan semuanya. Nah detonator kebaikan, melakukan hal yang sederhana tapi bisa memancing kebaikan banyak orang.

“Apa yang bisa dilakukan untuk jadi detonator kebaikan? Banyak-banyak bantu orang, bantu orang lain dahulu dibantu Allah kemudian”

Bisa jadi, hanya dengan status positif di facebook banyak orang yang tercerahkan, bahkan tak sedikit pula yang berubah drastis kehidupannya setelah berubah mindsetnya.

Pernah satu kali ada seseorang datang ke kantor Kang Dewa karena ingin berkonsultasi masalah hutangnya, dia bilang “Kang Dewa, saya punya hutang sekian ratus juta dan bla bla bla . . . sambil nangis menceritakan masalahnya”

Lalu yang dilakukan Kang Dewa ini hanya simple saja, menepuk pundaknya sambil bilang “mas tenang, hutang saya 8 milyar”

Orang itu bilang “Akang 8 milyar ??, alhamdulillah saya masih kecil  . . “ Dan akhirnya langsung pulang.

Kita tidak tahu hal sekecil itu bisa berdampak luar biasa pada orang lain maka sebaiknya kita tetap lakukan hal-hal positif, meskipun itu menurut kita nggak begitu penting, tapi bisa jadi hal itu sangat bermanfaat sekali buat orang lain.

Semoga Bermanfaat!!

, ,

 
Chat via Whatsapp